perjalanan malam di kereta

malam yang panjang telah kulalui di kereta tuk menuju ke depok dalam pelatihan guru kuttab selama 10 hari. dalam perjalanan ini saya juga tidak ditemani suami lagi, seperti 10 hari yang lalu saat kesini. padahal dalam hati sangat berharap suami bisa menemani disini. tapi tak apalah soalnya suami sudah punya urusan yang tidak bisa ditinggal. alhamdulillah saya berangkat bersama 4 rekan guru.
waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, mata ini pun belum bisa terpejam, padahal teman-teman sudah pada tidur, sempat dalan pikiranku terbayang oleh suamiku, gimana dia disana, sudah makankah?, tidur nyenyak kah disana?
apalagi sebelum berangkat ke depok, kami sempat berantem kecil, padahal aku tidak menginginkan ini, aku pengen damai selalu, kadang ada yang bikin aku sebel ma dia, terkadang dia seolah-olah lebih memperhatikan orang lain daripada istrinya sendiri........ walaupun aku marah ma dia, aku terus berpikir apa ini yang dinamakan pemimpin, pemimpin selalu memikirkan anak buahnya terkadang tanpa dia sadarin menomer duakan keluarga. pikiran ku pun terus berputar, kalau aku enggak support suami, apa yang akan terjadi ma suami ku, aku harus dan selalu menemani dia baik suka dan duka.

apakah aku ini termasuk manja? selalu aku menilai diriku, airmata pun terjatuh dalam sujudku seraya berdo`a kepada Allah semoga aku selalu dalam bimbingan-Mu. semoga aku bisa menjadi istri yang solehah, menjadi istri di dunia dan di akhirat buat suamiku, aku mencintai karena Allah, semoga kami segera mendapatkan keturunan yang soleh dan solehah.


semoga dalam 10 hari ke depan kami bisa menuntut ilmu dengan baik. amiin
Category: 0 komentar

10 hari terasa amat panjang

Inilah rasanya kerja bersama suami di tempat yang sama, walaupun kami sering bertemu, tapi saya merasa disana sebatas atasan dan sekretaris, sampai-sampai terkadang aku tak sadar itu suamiku sendiri sehingga setelah pulang kerja aku selalu kangen terus ma suamiku, pengen selalu memanjakan diri di pangkuan suami. Rasanya berat banget hati ini untuk meninggalkan suami sendiri di rumah, saya harus berangkat ke pelatihan kedua di depok selama 10 hari. Suami sudah mengijinkan untuk berangkat kesana sebenarnya suami mau menemani tapi sayang ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Aku selalu berdo’a kepada Allah : “untuk selalu menjaga suamiku dimana dia berada, selalu bantu dia untuk menyelesaikan masalah yang harus dipecahkannya”.
Hari ini aku mulai membersihkan rumah, dari nyuci, nyetrika, dan tugas laporan keuangan sebelum tugas aku serahkan ke suami, 10 hari terasa 10 tahun. Beda ternyata ditinggal suami selama 10 hari dengan saya meningalkan suami selama 10 hari, semoga hari-hari ke depannya, aku selalu bisa bersama suamiku, dimanapun suami ku berada, aku masih bisa tetep menemaninya. Kaki ku terasa berat melangkah, tapi support suami yang bikin aku tetap maju. Jaga kesehatan suamiku dan saya ya Allah.
Semoga perpisahan sementara 10 hari ini suami bisa segera menyelesaikan tesisnya, dan sepulang dari pelatihan saya juga bisa segera menyelesaikan tesis ku, aku harus tetep semangat dan support suami dan diriku sendiri, walaupun kadang pikiran dan badan ini terasa lelah, aku tetap yakin sama Allah, semua ini tidak akan terasa kalau untuk kebaikan, Allah tetep selalu bersamaku. Amiiin……….
Ya Allah aku berdo’a untuk pembimbing tesis ku dan suamiku semoga selalu dalam keadaan sehat, saat kami mau bimbingan semoga mereka selalu mempunyai waktu….. Semoga semester ini kami bisa “LULUS”. Bimbing kami Ya Allah.
Category: 0 komentar

Tanggal 12-16 Desember 2013

            Suami menghadiri Seminar Nasional di Riau dan mampir ke Medan tuk ketemu bibi dan bengkila tercinta. Limpahkan Rahmat dan Kasih Sayang-Mu ya Allah untuk kami.
            Galau malam ini, tak ada yang menemani disini. Aku hanya bisa bercerita pada Sang Maha Pencipta. Aku yakin Allah akan selalu mendengarkan ku dan mengabulkan permintaanku. Salam rinduku untuk suamiku yang masih di medan sana. Insyaallah dengan ijin Allah, besok kita akan berkumpul lagi disini.  
Category: 0 komentar

Teguran “dilarang meniup makanan dan minuman”


Bermula saat diajak suami untuk berbuka bersama dengan teman-teman. Kebetulan ada teman suami yang ngajak anaknya. Heran nih anak langsung ngantil ma aku. Tak sengaja sang anak meminta bantuan.
“amah bantuin aku untuk makan gorengan ini ko’ panas”
Dengan panggilan “amah”, sang anak memanggil ku.
Spontan aku mengambil gorengan yang panas tersebut dan aku meniupnya agar segera dingin dan bisa segera di makan. Tiba2 dari samping ku ada yang menegur ku untuk tidak meniup makanan. Sang ibu tersebut langsung meminta makanan yang aku pegang, dan menaruh dipiring dan mendinginkan nya dengan cara dibuka2 gorengan tersebut agar terbagi2 menjadi banyak biar cepat dingin.
Sang ibu melanjutkan percakapannya dan mengatakan:
“meniup makanan itu termasuk yang dilarang Rasulullah dan menurut kesehatan juga tidak bagus”.
Dia tak menjelaskan secara detail, sehingga aku terus bertanya2 dalam pikiran, kenapa? Padahal sering aku jumpai banyak orang meniup makanan atau minuman kalau dalam keadaan panas.
Sekilas aku bertanya pada suami, “ kenapa kita tak boleh menuip makanan atau minuman?”
Sang suami menjawab singkat: “itulah salah satu adab kita makan dan minum, begitu detail Rasulullah mencontohkan pada umatnya, makanya kita harus selalu belajar akan adab, selain itu apa yang diajarkan Rasulullah selalu ada manfaatnya”
 Kemudian saya coba browse dalam internet, untuk memahami secara detail:
Jika kita meniup makanan yang masih panas, maka kita akan mengeluarkan gas CO2 dari dalam mulut. menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.
H2O + CO2 => H2CO3
Bahwa didalam darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut: CO2 + H20 HCO3- + H+
Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Adanya kelainan pada mekanisme pengendalian pH tersebut, bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.
Asidosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah. Sedangkan  Alkalosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa (atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang menyebabkan meningkatnya pH darah.
Dimana makanan kita tiup, lalu karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.
Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida. Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih.
Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.
Nah itulah alasan mengapa kita tidak diperbolehkan meniup makanan dalam kondisi masih panas, yang ternyata sangat membahayakan jiwa kita. Hal tersebut dalam Islam sendiri jelas sangat dilarang selain kurang etis (kelihatan serakah) juga tidak menunjukan kesabaran kita dalam menghapapi sebuah hidangan.
Nah, terkait makan dan minum juga ada aturannya. Aturannya itu pun untuk kebaikan kita juga. Salah satunya, larangan meniup makanan dan minuman.
1. Dari Abu Qatadah radhiallahu anhu dia berkata:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الْإِنَاءِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang menghembuskan nafas di dalam bejana (ketika minum).” (HR. Muslim no. 227)
2. Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi dari Israil dari Abdul Karim dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang meniup ke dalam makanan dan minuman.” (HR. Ahmad no.2678)
3. Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)
Dan ingatlah juga bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang. Nah, sekarang sudah tau kan hikmah dari hadist tersebut. Ternyata, jauh sebelum para ilmuwan menemukan teori ini, Rasulullah telah melarangnya terlebih dahulu. Meskipun tidak ada penjelasan layaknya ilmuwan jaman sekarang, tetapi apa yang beliau katakan sungguh luar biasa. Subhanallah..
Meski terkadang berat “sabar” merupakan kunci dari sebuah keberhasilan, hal ini jika kita bisa aplikasikan maka kita akan terhindar dari sifat-sifat negatif sehingga imun meningkat dan membuat kita kebal terhadap serangan penyakit. Alhamdulillahh ada yang masih menegurku. Terima kasih………………

Category: 1 komentar

Renungan " Do'a istri solehah"

Ampunilah dosaku yg telah aku perbuat,
Limpahkanlah aku dengan kesabaran yg tiada terbatas,
Berikanlah aku kekuatan mental,
Karuniakanlah aku dengan sifat keridha'an,
Peliharalah lidahku dari kata-kata nista,
Kuatkanlah semangatku menempuhi segala ujian darimu,
Berikanlah aku sifat kasih sesama insan..

Ya Allah..
Sekiranya suamiku ini adalah pilihan Mu di Arash,
berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya..
Sekiranya suamiku ini adalah suami yg akan membimbing tanganku dititianMu,
karuniakanlah aku sifat kasih dan ridho atas segala perbuatannya..
Sekiranya suamiku ini adalah bidadara untuk di JannahMu,
limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawa’dhu akan segala perintahnya..
Sekiranya suamiku ini adalah yg terbaik untukku di DuniaMu,
peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya..
Sekiranya suamiku ini jodoh yg dirahmati olehMu,
berikanlah aku kesabaran untuk menghadapi segala sesuatu karenanya..

Tetapi Ya Allah..
Sekiranya suamiku ini ditakdirkan bukan untuk diriku seorang,
Tunjukanlah aku jalan yg tebaik untuk aku harungi segala dugaanMu..
Sekiranya suamiku tergoda dengan keindahan DuniaMu,
Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya..
Sekiranya suamiku tunduk terhadap nafsu yg melalaikan,
Karuniakanlah aku kekuatan Mu untuk aku membetulkan keadaannya..
Sekiranya suamiku mencintai kesesatan,
Pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari keterlenaanya..

Ya Allah..
Kau maha mengetahui apa yg terbaik untukku,
Kau juga yg maha mengampuni segala kehilafanku,
Sekiranya aku tersilap membuat keputusan,bimbinglah aku ke jalan yg kau ridhoi,
Sekiranya aku lalai dalam tanggung jawabku sebagai istri,hukumlah aku diDunia tapi bukan di AkhiratMu..
Sekiranya aku ingkar dan durhaka,berikanlah aku petunjuk kearah RahmatMu..

Ya Allah..
Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukmu,
Aku buta tanpa bimbinganMu,
Aku cacat tanpa hidayahMu,
Aku hina tanpa rahmatMu..

Ya Allah..
Kuatkan hati dan semangatku,tabahkan aku menghadapi segala cobaanMu..
Jadikanlan aku istri yg disenangi suami,
Bukakanlah hatiku untuk menghayati AgamaMu,
Bimbinglah aku menjadi istri solehah,hanya padaMu..

Ya Allah..
Ku mohon segala harapan..
Karena aku pasrah dengan dugaanMu,
Karena aku sadar hinanya aku,
Karena aku insan lemah yg kerap keliru,
Karena aku lupa dengan keindahan DuniaMu,
Karena kurang sabarku menghadapi cobaanMu,
Karena pendek akalku mengharungi ujianMu,

Ya Allah.. Ya tuhanku..
Aku hanya ingin menjadi istri yg dirahmati
Istri yg dikasihi
Istri yg solehah
Istri yg senantiasa dihati suamiku,, aminn

Sumber: http://ibuhamil.com/diskusi-umum/18019-renungan-doa-istri-solehah-baca-dulu-yuk-bun.html#ixzz2ckVATd7Y
Category: 1 komentar