Selasa, Mei 26, 2015

Anak memaklumi ayah bundanya

Setelah kudapan, kami berkumpul sebentar di kelas, sebelum terjun ikut classmeeting untuk mengikuti acara selanjutnya. Kami membicarakan tentang nilai uas mereka. Tiba-tiba ada satu anak yang tunjuk jari. Saya pun mempersilahkan untuk berbicara, "mau menanyakan tentang apa nak?". Sang anak langsung mengutarakan, "maaf ustadzah halaqoh kemarin bunda tidak bisa masuk karena ada kerjaan. Kalau ayah sebenarnya di rumah, tapi ayah memilih menemani kakak lomba". Saya terkejut mendengar ucapan sang anak. Bener2 berjiwa besar sang anak tersebut, kecil-kecil sudah mencoba memaklumi ayah bundanya.Saat mengatakan itu ekspresi anak sangat memakau, saya pun tak tahu apa yang ada dalam pikirannya. Apa rasa sedih atau kecewa? Dalam hati, saya pun berdo`a:"ya Allah selalu besarkanlah hati sang anak itu, dia anak yang luar biasa".

2 comments:

  • Unknown says:
    28 Juni 2015 pukul 00.43

    anak yang berjiwa besar gan..
    mntaffff postnya..
    jngn lupa kunbal ya gan dan ikuti...
    mksih

  • Fatima Mutiara says:
    9 April 2016 pukul 01.46

    Assalaamu'alaikum.. Mbak maaf mau tanya. Mbak kerja di kuttab ya? Boleh saya tanya-tanya tentang kuttab lewat e-mail mbak? Boleh minta alamat emailnya? Jazakillah khair..

Posting Komentar