Sabtu, Juni 25, 2011

kakak ku merried

Akhirnya tiba juga kakak ku yang kedua melepas masa lajangnya
 Aku dan ade;ku menjadi Dumas di pernikahan kakakku
Semoga selalu bahagia kakakku

Related Post:
»»  read more

Jumat, Juni 24, 2011

basis akrual

Perusahaan membutuhkan modal untuk keperluan operasional rutin. Hal itu dapat dipenuhi dengan menerbitkan saham dan menjual kepada publik melalui penjualan saham kepada masyarakat (public offerings) dengan initial public offerings (IPO) atau penawaran kedua, ketiga, dan seterusnya atau seasoned equity offerings (SEO) atau cara lain dengan menjual saham kepada pemegang saham lama (right issue) (Dewi).
Di Indonesia, ada dua bentuk perbedaan dalam perlakuan pos rekening yang mempengaruhi penghitungan laba rugi (Tjahjono 1997 dalam Iskandar 2009). Pertama, perbedaan tetap adalah transaksi-transaksi pendapatan dan biaya tertentu yang boleh diakui akuntansi tetapi tidak boleh diakui oleh pajak (peraturan pajak) atau sebaliknya. Kedua, perbedaan waktu adalah perbedaan pengakuan pendapatan atau biaya untuk penghitungan laba. Suatu transaksi pendapatan atau biaya sudah diakui akuntansi sehingga dilaporkan (dibukukan) dalam laporan keuangan periode tertentu tetapi menurut perpajakan diperhitungkan pada periode yang berbeda (ataupun dicatat dengan jumlah yang berbeda), dan sebaliknya.
Adanya fleksibilitas prinsip akuntansi menimbulkan peluang bagi manajer untuk mengelola laba. Agar kinerja perusahaan terlihat bagus, manajemen berusaha untuk mengatur laba, yaitu dengan melakukan manajemen laba. Manajemen laba merupakan tindakan manajer untuk meningkatkan (menurunkan) laba yang dilaporkan saat kini dari suatu unit yang menjadi tanggung jawab manajer tanpa mengkaitkan dengan peningkatan (penurunan) protabilitas ekonomi jangka panjang. Ada berbagai cara dalam manajemen laba, di antaranya pemilihan metode akuntansi atau kebijakan akrual, tetapi cara yang paling sering dilakukan adalah dengan kebijakan akrual atau discretionary accruals, yaitu dengan mengendalikan transaksi akrual sehingga laba terlihat tinggi. Akan tetapi, transaksi tersebut tidak mempengaruhi aliran kas, misalnya waktu dari pengakuan pendapatan sehingga kebijakan akrual akan dapat mempengaruhi kualitas laba suatu perusahaan. Diungkapkan oleh Roshan bahwa transaksi akrual terdiri atas transaksi non-discretionary accruals dan discretionary accruals. NDA merupakan akrual yang ditentukan atas kondisi ekonomi (economically determined) (Xiong, 2006; Komarudin dkk., 2007 dalam Iskandar 2009), transaksi non-discretionary accruals misalnya biaya depresiasi, sedangkan DA merupakan akrual yang ditentukan manajemen (management determined). Manajer dapat memilih kebijakan dalam hal metoda dan estimasi akuntansi, transaksi discretionary accruals misalnya waktu dari pengakuan pendapatan (Roshan, 1998 dalam Dewi).
Manajemen laba adalah campur tangan manajemen dalam proses pelaporan campur tangan manajemen dalam proses pelaporan keuangan ekstern dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri. Manajemen laba tersebut dapat dilakukan dengan cara menggeser pendapatan masa depan (future earnings) menjadi pendapatan sekarang (current earning) dan biaya sekarang (future cost), sehingga laba yang bersangkutan menjadi lebih tinggi dari nilai sebenarnya dan tidak mencerminkan nilai fundamental perusahaan yang sebenarnya (Healvy and Wahlen 1989 dalam Suyudi 2009). Manajemen laba sulit untuk menghindari, karena fenomena tersebut hanyalah dampak dari penggunaan dasar akrual (accual basis) dalam penyusunan laporan keuangan. dasar akrual disepakati sebagai dasar penyusuan laporan keuangan karena dasar akrual memang lebih rasional dan adil dibandingkan dengan dasar kas (cash basis).
Salah satu cara yang dapat ditempuh manajer adalah melakukan manajemen laba dengan rekayasa akrual. Tujuan manajemen laba untuk mengurangi fluktuasi laba perusahaan, dan diharapkan kinerja perusahaan akan terlihat lebih bagus dan investor akan lebih mudah memprediksi laba masa depan, sehingga kesejahteraan perusahaan atau manajemen akan meningkat. Manajemen laba dapat dilakukan dengan cara meningkatkan angka-angka akrual untuk menjadikan laba menjadi rendah atau tinggi.
Referensi:
Astuti, Dewi Saptantinah Puji, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Manajemen Laba di seputar Right Issue. Universitas Slamet Riyadi Surakarta.
Rusli, Iskandar (2009), Pengaruh Aset dan Manajemen Inventory  terhadap Manajemen Laba. Bisnis & Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi. Vol. 16, No. 3, hlm. 160-169, Desember 2009.
Suyudi, Muhammad (2009), Sintesis Teori dalam Akuntansi untuk Manajemen Laba, POLIBIS Jurnal Ekonomidan dan Bisnis, Vol. 7, No. 1, Maret 2009.
 jurnal nya bisa di downlod di sini:

»»  read more

Kamis, Juni 16, 2011

CONTEK MASSAL

Heran kenapa sekarang baru heboh tentang “menyontek”. Menurut ku itu bukan asing lagi di telinga. Dari SD sampai kuliah masih ada aja yang buat curang untuk mendapatkan nilai yang baik bagaimanapun caranya akan dilakukan diantaranya menyontek.
Kesal juga melihat orang lain berbuat cutang untuk mendapatkan nilai yang bagus. Tapi aku tidak bisa menyalahkan mereka juga. mereka berpendapat kalau kemampuan yang pas-pasan apabila mengerjakan soal dengan jujur pasti hasilnya akan jelek bahkan akan beresiko tinggi yaitu akan gagal untuk naik ke kelas yang lebih tinggi alias akan nunggak di kelas itu terus.
Sejak kecil aku berkomitmen dalam hati untuk tidak menyontek dalam mengerjakan tes atau ujian walaupun kemampuan ku enggak pinter-pinter amet, aku yakin dengan kemampuan ku. Aku puas dengan nilai yang aku dapet. Heemmmm….. tapi kenapa ya aku seorang yang pelupa? Habis ngerjain soal-soal begitu aja lupa apa yang aku jawab. Hahaha….
Di dunia kerja pasti tidak dinilai akan kejujuran dalam mendapatkan gelar sarjana yang disandangnya. Orang yang curang pasti akan lebih mudah masuk ke dunia kerja karena mereka mendapatkan nalai yang bagus di bangku kuliah dan keahlian dia berbicara ke lawan bicara apalagi ditambah dengan penampilan yang mendukung. Berbeda dengan orang yang jujur dalam kuliah, dia mendapatkan nilai yang pas-pasan ditambah akan kekurangan yang ada pada dirinya sepeerti kehlian bicara yang kurang, penampilan Cuma biasa-biasa aja.
Mungkin orang akan berfikir bahwa orang beruntunglah yang akan sukses di dunia kerja bukan orang jujur…………... mungkin orang jujur malah akan dimanfaatkan orang untuk meraih kesuksesannya. Apakah meraih kesuksesan dilakukan dengan kecurangan juga???? misal dengan mendapatkan kerja karena punya orang kenalan di dalem, apakah itu adil? Orang berusaha mencari kerjaan dengan melamar dari perusahaan satu ke perusahaan lain akan susah mendapatkan kerjaan yang diinginkannya walaupun dia punya sifat kerja keras, punya keinginan terus belajar di lingkungan kerja barunya. Heemmmm……. belum tentu orang yang punya nilai tinggi bisa dipercaya mungkin bisa melakukan korupsi di perusahaan kalau diterimanya……. Hahaha…… maybe……
»»  read more

Sabtu, Mei 07, 2011

Semanja apakah diriku……????



Bener kata orang “sifat manja yang kita miliki” tidak akan terasa pada diri sendiri. Orang lain yang menilai diri kita manja. Banyak yang bilang aku memiliki sifat manja tapi aku tidak merasa memiliki nya. Aku paling sebel, kalau dikatain manja. Aku enggak suka berfikir yang ribet-ribet namun melihat orang lain bersikap yang tidak kita inginkan buat aku sebel dan tidak menyukainya.
Sejak SD sampai kuliah aku tidak pernah berkecimpung dalam dunia organisasi. Banyak orang yang bilang kalau kegiatan itu begitu amat penting. Aku juga salah kalau memandang orang-orang aktivis tu mempunyai sikap “sok” tidak bisa menghargain orag yang biasa-biasa aja, tidak mau mendengar pendapat dari orang yang biasa-biasa aja. Pengalaman aku dekat ma orang-orang aktivis kebanyakan gitu sih sifatnya.
Apa yang terjadi sekarang ya? Aku punya pacar seorang aktivis, aku tidak meyangka akan seperti ini. Saat kami jalan bersama sering ada perbedaaan diantara kami. Baik itu pendapat atau membahas sesuatu yang ringan ujung-ujung nya kita jadi kesel sendiri-sendiri. Dia selalu ngatain aku tidak perhatian, aku juga merasa dia juga tak mengerti akan keinginanku. Dia selalu bilang agar aku mengatakan apa yang aku inginkan tapi dia tak pernah mengatakan apa yang dia inginkan secara rinci ke aku, aku kan jadi enggak tau. Aku sebel kalau dkata-katain, selama berpacaran aku belum tau seperti apa dia saat berorganisasi, aku enggak bisa masuk dalam dunia dia. riber organisasi aku lebih suka yang simple.
Dalam hatiku yang paling dalam aku sangat mencintai dan menyayangi nya tapi kenapa aku belum bisa memahamin apa yang dia inginkan. Kadang aku berusaha tuk bisa menghibur dia, tapi di mata dia aku malah bikin dia sebel. Aku jadi tambah sebel ma dia. aku pengen berkreasi apa yang ada dalam pikiran aku, enggak mau tau kata orang aku aneh dan tidak wajar tapi ini buat aku relaks dari pada hidup penuh kekangan terus begini salah begitu salah. Aku capek hidup seperti itu. Sejak kecil tiap kali aku ngomong atau bersikap sesuatu mesti ibu aku nyuruh aku diem kalau aku tu salah. Aku jadi susah ngeluarin pendapat dan bertindak karena takut salah. Kenapa sekarang sifat itu jadi kebawa dalam pergaulan aku. Aku jadi punya karakter yang super canggung dan pendiem. Hohohohoho….. kenapa tuhan?
Mudah-mudahan dia bisa mengerti sikap aku yang seperti ini…….
»»  read more