Jumat, Agustus 23, 2013

Renungan " Do'a istri solehah"

Ampunilah dosaku yg telah aku perbuat,
Limpahkanlah aku dengan kesabaran yg tiada terbatas,
Berikanlah aku kekuatan mental,
Karuniakanlah aku dengan sifat keridha'an,
Peliharalah lidahku dari kata-kata nista,
Kuatkanlah semangatku menempuhi segala ujian darimu,
Berikanlah aku sifat kasih sesama insan..

Ya Allah..
Sekiranya suamiku ini adalah pilihan Mu di Arash,
berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya..
Sekiranya suamiku ini adalah suami yg akan membimbing tanganku dititianMu,
karuniakanlah aku sifat kasih dan ridho atas segala perbuatannya..
Sekiranya suamiku ini adalah bidadara untuk di JannahMu,
limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawa’dhu akan segala perintahnya..
Sekiranya suamiku ini adalah yg terbaik untukku di DuniaMu,
peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya..
Sekiranya suamiku ini jodoh yg dirahmati olehMu,
berikanlah aku kesabaran untuk menghadapi segala sesuatu karenanya..

Tetapi Ya Allah..
Sekiranya suamiku ini ditakdirkan bukan untuk diriku seorang,
Tunjukanlah aku jalan yg tebaik untuk aku harungi segala dugaanMu..
Sekiranya suamiku tergoda dengan keindahan DuniaMu,
Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya..
Sekiranya suamiku tunduk terhadap nafsu yg melalaikan,
Karuniakanlah aku kekuatan Mu untuk aku membetulkan keadaannya..
Sekiranya suamiku mencintai kesesatan,
Pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari keterlenaanya..

Ya Allah..
Kau maha mengetahui apa yg terbaik untukku,
Kau juga yg maha mengampuni segala kehilafanku,
Sekiranya aku tersilap membuat keputusan,bimbinglah aku ke jalan yg kau ridhoi,
Sekiranya aku lalai dalam tanggung jawabku sebagai istri,hukumlah aku diDunia tapi bukan di AkhiratMu..
Sekiranya aku ingkar dan durhaka,berikanlah aku petunjuk kearah RahmatMu..

Ya Allah..
Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukmu,
Aku buta tanpa bimbinganMu,
Aku cacat tanpa hidayahMu,
Aku hina tanpa rahmatMu..

Ya Allah..
Kuatkan hati dan semangatku,tabahkan aku menghadapi segala cobaanMu..
Jadikanlan aku istri yg disenangi suami,
Bukakanlah hatiku untuk menghayati AgamaMu,
Bimbinglah aku menjadi istri solehah,hanya padaMu..

Ya Allah..
Ku mohon segala harapan..
Karena aku pasrah dengan dugaanMu,
Karena aku sadar hinanya aku,
Karena aku insan lemah yg kerap keliru,
Karena aku lupa dengan keindahan DuniaMu,
Karena kurang sabarku menghadapi cobaanMu,
Karena pendek akalku mengharungi ujianMu,

Ya Allah.. Ya tuhanku..
Aku hanya ingin menjadi istri yg dirahmati
Istri yg dikasihi
Istri yg solehah
Istri yg senantiasa dihati suamiku,, aminn

Sumber: http://ibuhamil.com/diskusi-umum/18019-renungan-doa-istri-solehah-baca-dulu-yuk-bun.html#ixzz2ckVATd7Y
»»  read more

Rabu, Juli 17, 2013

Melihat Kesederhanaan Fatimah, Istri Khalifah Umar

Melihat Kesederhanaan Fatimah, Istri Khalifah Umar

            Sekarang sudah memasuki puasa bulan ke-8. Puasa tahun kemarin saya masih bersama ayah, ibu, dan kedua adik ku. Tahun ini alhamdulllah sudah bersama suami. Kami menikah tanggal 28 oktober 2012. Hari-hari kami lalui bersama. Perubahan status ku sekarang, aku menjadi seorang istri dari laki-laki yang diciptakan oleh Allah untukku. Di bulan ramadhan ini hamba berdo’a. “ ya Allah jadikan hamba istri yang solehah, berikanlah kesehatan dan karunia-Mu untuk suamiku, mudahkan urusan suamiku, dimana pun dia berada jaga dia ya Allah, berkahi rumah tangga kami, damaikan rumah tangga kami, lapangkan rezeki kami, berikan kami anak-anak yang bisa menghiasi rumah tangga kami, anak-anak yang sholeh-sholehah, dan yang diridhoi-Mu. Sayangilah ayah, ibu, bibi, dan bengkila serta saudara-saudara kami. Semoga kami selalu dalam perlindungan-Mu dan jadikan kami sebagai calon penghuni surga- Mu”.
            Tak terasa Hampir 9 bulan usia pernikahan kami berjalan.aku harus instrupeksi diri, bagaimana selama ini aku menjalankan profesi aku sebagai istri. “suamiku maafkan semua kekhilafanku, saat aku emosi, saat aku berdebat denganmu, saat aku banyak enggak tunduk dengan mu, sikap aku yang masih banyak manja denganmu, saat aku begitu cemburuan, saat aku belum bisa membantu banyak, keterbatasan ilmu ku. dari lubuk hati ku, aku sangat menyayangimu dan mencintaaimu karena Allah, semoga Allah menciptakan engkau sebagai suamiku di dunia dan di akhirat”.
            Saat aku membaca tulisan, ada kisah yang membuatku gemetar di hati, “seorang istri yang diridhai Allah”. Aku cuplik kisah tersebut”
Dengan suara lirih Umar bin Abdul Aziz berkata dengan lembut dan penuh kasih-sayang kepada sang isteri tercinta,
“Fatimah, isteriku…! Bukankah engkau telah tahu apa yang menimpaku? Beban yang teramat dipikulkan kepundakku, menjadi nakhoda bahtera yang dipenuhi, ditumpangi oleh umat Muhammad SAW. Tugas ini benar-benar menyita waktuku hingga hakku  terhadapmu akan terabaikan. Aku khawatir kelak engkau akan meninggalkanku apabila aku akan menjalani hidupku yang baru, padahal aku tidak ingin berpisah denganmu hingga ajal menjemputku.”
“Lalu, apa yang akan engkau lakukan sekarang?” tanya Fatimah.
“Fatimah…! Engkau tahu bukan, bahwa semua harta, fasilitas yang ada ditangan kita berasal dari umat Islam, aku ingin mengembalikan harta tersebut ke baitul mal, tanpa tersisa sedikitpun kecuali sebidang tanah yang kubeli dari hasil gajiku sebagai pegawai, disebidang tanah itu kelak akan kita bangun tempat berteduh kita dan aku hidup dari sebidang tanah tersebut. Maka jika engkau tidak sanggup dan tidak sabar terhadap rencana perjalanan hidupku yang akan penuh kekurangan dan penderitaan maka berterus-teranglah, dan sebaiknya engkau kembali ke orang tuamu!” jawab Umar bin Abdul Aziz.
Fatimah kembali bertanya,”Ya suamiku…apa yang sebenarnya membuat engkau berubah sedemikian rupa?”
“Aku memiliki jiwa yang tidak pernah puas, setiap yang kuinginkan selalu dapat kucapai, tetapi aku menginginkan sesuatu yang lebih baik lagi yang tidak ternilai dengan apapun juga yakni surga, surga adalah impian terakhirku,” jawab Umar bin Abdul Aziz lagi.
Aneh. Fatimah yang notabene merupakan wanita yang terbiasa hidup mewah, dengan fasilitas yang disediakan dan pelayanan yang super maksimal, tidak kecewa mendengar keputusan suaminya ia. Ia tidak menunjukan kekesalan dan keputus asaan. Justeru dengan suara yang tegar, mantap ia menegaskan, “Suamiku…! Lakukanlah yang menjadi keinginanmu dan aku akan setia disisimu baik dikala susah atau senang hinga maut memisahkan kita.”

Betapa mulia hati Fatimah, seorang istri yang bisa membuat suaminya menjadi nyaman. Ya allah tuntun hamba semoga hamba bisa meniru akhlak Fatimah.  
»»  read more

Rabu, Juli 03, 2013

Anganan yang melayang


Hari ini rasanya beda banget dengan hari-hari lainnya. Tadi malam aku susah tidur. Melihat suami yang sudah tertidur pules, aku pun coba untuk memejamkan mata, tapi enggak bisa juga. akhirnya aku coba membuka laptop aku untuk melihat beberapa referensi tentang tesis. Jujur aku masih kepikiran terus nih mau meneliti apa? Belum ada gambaran. Kuliah s2 di adminitrasi public, s1 di akuntansi, aku enggak bisa membedain gambaran aku penelitian s2 ini mau apa. Kalau dulu waktu s1 aku ambil tema tentang kuliatas laba di perusahaan manufaktur. Kalau s2 ni harus di organisasi public, kalau aku kejebak neliti di keuangannya berarti aku enggak memenuhi kualifikasi tesis administrasi public. Padahal kuliah dah 2 semester tapi belum nalar juga ma kuliah ini.
Ini buat pembelajaran dech, ternyata walaupun banyak orang yang kuliah di beda fakultas antara s1 dan s2, tapi ketajaman dalam menangkap kuliah beda-beda, ada yang cepet masuk ada yang donk2 contohnya aku ini lah!. Pusing……………… padahal baru kali ini murni dapat beasiswa pendidikan, seumur-umur aku belum pernah ngajuin beasiswa. Ternyata kuliah dapat beasiswa sama biaya sendiri ada bedanya. Kalau saat kita bayar sendiri, ada tekad bagaimana kita bisa lulus biar enggak kena bayar lagi semester (rasa was-was enggak ada banyak dablek nya), tapi kalau dapat beasiswa ada rasa takutnya, saat maju melangkah takut gagal kalau udah waktu target yang ditetapkan untuk selesai.  Berat banget banget pokoknya kalau kita tidak mengusai di bidang kita belajar, harus mulai dari nol. Kaya’ pertamina aja jadinya, he………………..
Dalam benakku, aku pengen lanjut lagi belajar tentang akuntansi, saat aku punya usaha gede aku jadi bisa merancang sistem keuangan di usaha aku ini.  Memperluas usaha di semua penjuru, dan bisa berbagi dengan sesama manusia. Aku yakin akan terkabul akan bantuan Allah. Semua pasti ada jalan. Ya allah berikan aku putra putri yang soleh-solehah, semua adalah titipan Allah, kapan Allah akan memberi dan mengambilnya kita harus siap, aku berharap diberikan yang terbaik oleh Allah. Makasih Allah engkau telah memberikan saya kenikmatan yang luar biasa, keluarga yang penuh kasih sayang dan kesehatan. Semua yang Engkau berikan enggak bisa terhitung,   
»»  read more

Kamis, Juni 20, 2013

Senyum "Bibi n Bengkila"


            









Kangen banget ma bibi dan bengkila (panggilan aku ke mertua ku). Dah beberapa bulan dah enggak ketemu. Teringat saat bibi dan bengkila menemani aku di kontrakan saat suami ku lagi ke Thailand (-+ 5 hari). selain ditemani bibi dan bengkila, adikku juga mau menemani ku. Sayang waktu itu aku masih kerja, jadi Cuma ketemu bentar di rumah Cuma malam aja kita ketemu. Karena pulang kerja sampai rumah pasti udah maghrib.
            Sungguh bahagia yang enggak bisa aku utarakan, bibi dan bengkila selalu menyambut ku di rumah. bahkan kadang mereka dah memasak makanan buat ku. Kalau belum masak, mereka sudah belanja sayuran untuk kita makan bersama-sama. Kemudian saya masak, terus kita makan bersama-sama, tak lupa menu malam selalu aku buatkan teh susu.
            Pernah suatu hari, sampai jam 8 malam aku belum nyampai rumah, bibi sama bengkila panik nyariin aku. Mereka dah call beberapa kali ke hape tapi aku enggak denger. Subhanaallah bengkila dah jalan di ujung perumahan. Betapa sayang mereka kepada ku. Ketika aku nyampai rumah, bibi langsung tersenyum dan memeluk ku. Mereka juga nungguin aku tuk makan.  
            Jujur dulu aku agak takut pertama lihat bibi dan bengkila, ngomong pun masih agak gugup. Kini aku ngerasa mereka seperti orang tuaku sendiri. Kasih sayang mereka yang membuatku nyaman di samping mereka. Pengen bibi dan bengkila bisa menemani aku lagi disini, kangen ma senyum dan canda mereka. Banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari bibi dan bengkila. Di usia nya yang sudah tua mereka selalu saling memberikan kasih sayang. Bibi selalu pesan untuk kami untuk tidak berantem, jaga hubungun penuh kasih sayang  Aku selalu berdo’a dimanapun bibi dan bengkila berada selalu dalam perlindungan Allah. Semoga do’a aku terkabul, aku ma suami bisa berangkat umrah bersama  bibi dan bengkila. Mereka di kasih kesehatan oleh Allah. Pengen bisa berangkat Haji bersama-sama.   
            Ayah, Ibu, Bibi, Bengkila, aku sayang kalian semua. 
»»  read more

Selasa, Juni 18, 2013

Lomba Blog Radio Losta 2013

Deadline : 10 Agustus 2013

Penyelenggara : PT. Radio Losta Masuari
Deadline Pendaftaran :
10 Agustus 2013
Tanggal Pelaksanaan :
Berlangsung 01 Juni 2013 sampai 10 Agustus 2013

Hadiah :
·           Juara 1 : Uang Tunai Rp. 300.000,-
·           Juara 2 : Uang Tunai Rp. 200.000,-
·           Juara 3 : Uang Tunai Rp. 100.000,-
Ketentuan Peserta : Bloger Laki-laki/Perempuan Usia 17th+
Kontribusi/Biaya : GRATIS
Juri : Team Radio Losta
CP : Zacky Losta : 085 646 162 256
Web penyelenggara : 
www.radiolosta.com

Sumber informasi : http://www.info-lomba.com
»»  read more